Senin, 26 November 2018

Mimpi Seorang Penyair

Semalam aku bermimpi
Rumahku dilalap api tinggi

Ibuku tidak ada. Ayahku juga. Kakakku juga.
Mereka entah kemana. Aku sebatang kara.

Api terus berkecamuk dan mengamuk
Kamarku sebentar lagi akan hangus

Aku mengambil beberapa barang
lalu berlari keluar secepat-cepatnya

Berlari hingga nafasku tersengal
Aku berhenti dan rumahku tiba-tiba saja baik lagi
Lalu kutemukan kakakku
Duduk santai di meja tamu

Ia bertanya, "Apa yang kau bawa, adikku?"
Aku tak tahu. Aku membuka genggamanku.

Sebuah pensil dan buku pemberian orang.

Kakakku bilang, "Kau akan hidup dari itu.
Kau akan hidup dari itu."

- 11/7/2018 1:22 a.m.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar